Prakerin di Kota Bersinar

Blog yang berisi kegiatan-kegiatan yang saya lakukan di BLC Telkom, Klaten ketika melaksanakan Prakerin SMK Muhammadiyah 1 Ajibarang, 2017.


Rabu, 16 Agustus 2017

Memahami Perbedaan Routing Dan Bridging Pada Mikrotik

A. Judul / Nama kegiatan : Memahami Perbedaan Routing Dan Bridging Pada Mikrotik
B. Pendahuluan :
    Assalamu'alaikum wr,wb. Hai teman - teman semua, kali ini saya akan berbagi sebuah artikel yang berkaitan dengan mikrotik. Tema artikel kali ini berjudul "Memahami Perbedaan Routing Dan Bridging Pada Mikrotik". Apa perbedaan keduanya?
1. Pengertian :
    Penghalaan (bahasa Inggris: routing) adalah sebuah proses untuk meneruskan paket-paket jaringan dari satu jaringan ke jaringan lainnya melalui sebuah antar-jaringan (internetwork). Penghalaan juga dapat merujuk kepada sebuah metode penggabungan beberapa jaringan sehingga paket-paket data dapat dialirhantarkan dari satu jaringan ke jaringan selanjutnya. Untuk melakukan hal ini, digunakanlah sebuah perangkat jaringan yang disebut sebagai penghala. Penghala-penghala tersebut akan menerima paket-paket yang ditujukan ke jaringan di luar jaringan yang pertama, dan akan meneruskan paket yang diterima kepada penghala lainnya hingga sampai kepada tujuannya.
    Jembatan jaringan (bahasa Inggris: Network bridge) adalah sebuah komponen jaringan yang digunakan untuk memperluas jaringan atau membuat sebuah segmen jaringan. Jembatan jaringan beroperasi di dalam lapisan data-link pada model OSI. Jembatan juga dapat digunakan untuk menggabungkan dua buah media jaringan yang berbeda, seperti halnya antara media kabel Unshielded Twisted-Pair (UTP) dengan kabel serat optik atau dua buah arsitektur jaringan yang berbeda, seperti halnya antara Token Ring dan Ethernet. Jembatan akan membuat sinyal yang ditransmisikan oleh pengirim tetapi tidak melakukan konversi terhadap protokol, sehingga agar dua segmen jaringan yang dikoneksikan ke jembatan tersebut harus terdapat protokol jaringan yang sama (seperti halnya TCP/IP). Jembatan jaringan juga kadang-kadang mendukung protokol Simple Network Management Protocol (SNMP), dan beberapa di antaranya memiliki fitur diagnosis lainnya.

2. Latar Belakang :
    Fitur yang dapat digunakan di Mikrotik adalah routing dan bridging, sehingga kita perlu mengetahui perbedaan keduanya.

3. Maksud dan tujuan :
    Memahami apa itu routing dan bridging serta perbedaanya.

4. Hasil yang diharapkan :
    Dapat Memahami apa itu routing dan bridging serta perbedaanya.

C. Alat dan bahan :
- Laptop
- Koneksi internet

D. Jangka waktu pelaksanaan :
1 jam

E. Tahapan pelaksanaan :
Routing :
   a. Berkaitan dengan IP Address
   b. Bekerja pada OSI layer 3 (Network)
   c. Untuk menghubungkan network yang berbeda segment (subnet)
   d. Memungkinkan kita melakukan pemantauan dan pengelolaan jaringan yang lebih baik.
   e. Lebih aman (firewall filtering lebih mudah).
   f. Trafik broadcast (Virus) hanya terkonsentrasi di local network segmen yang sama.
   g. Untuk network skala besar, Routing bisa diimplementasikan menggunakan Dynamic Routing protocol (RIP/OSPF/BGP).

* contoh :


Bridging :
   a. Berkaitan dengan MAC Address
   b. Bekerja pada OSI layer 2 (Data Link)
   c. Mengaktifkan bridge pada 2 buah interface akan
   d. Menonaktifkan fungsi routing di antara kedua interface tersebut.
   e. Mengemulasi mode switch secara software pada dua atau lebih interface.
   f. Menggabungkan 2 atau lebih interface yang bertipe ethernet, atau sejenisnya, seolah-olah berada dalam 1 segmen network yang sama.
   g. Sulit untuk mengatur trafik broadcast (misalnya akibat virus, dll)
   h. Permasalahan pada satu segment akan membua masalah di semua segment pada bridge yang sama.
   i. Sulit untuk membuat fail over system.
   j. Sulit untuk melihat kualitas link pada tiap segment.
   k. Beban trafik pada setiap perangkat yang dilalui akan berat, karena terjadi akumulasi traffic.

 * contoh :


F. Hasil yang didapatkan :
   Dapat Memahami apa itu routing dan bridging serta perbedaanya.

G. Temuan Permasalahan :
   Belum ditemukan permasalahan dari perbedaan routing dan bridging (Bridge).

H. Kesimpulan :
   Routing adalah Metode yang dilakukan dengan cara memberikan IP address pada interface Wlan dan Ether dengan segmen jaringan yang berbeda, sehingga untuk menghubungkan dua segmen berbeda tersebut dilakukan routing, baik secara dynamic maupun static. Sedangkan Bridge pada mikrotik adalah penggabungan 2 atau lebih interface seolah-olah berada dalam 1 segmen network yang sama.

I. Referensi :
https://id.wikipedia.org/wiki/Jembatan_jaringan
https://id.wikipedia.org/wiki/Penghalaan
www.mikrotik.co.id/
eBook MIkrotik MTCNA
eBook Mikrotik Rifqi 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar